CARA MEMAHAMI SIMBOLISASI WARNA DAN KONTEKS PENGGUNAANNYA

Dalam dunia desain grafis, warna merupakan elemen yang sangat penting. Selain sebagai estetika, warna dalam desain juga digunakan sebagai sarana komunikasi atau simbol ekspresi tertentu. Secara sederhana, hal semacam ini seringkali dijumpai pada hal-hal sekitar, semisal warna merah, kuning, dan hijau dalam traffic light, platform media sosial, dan warna sebagai identitas brand produk ternama. Dan secara fungsional, warna juga diaplikasikan untuk tujuan tertentu, misalnya saja dominasi warna putih pada pesawat untuk menghemat biaya pengecetan dan meminimalisir kerusakan akibat sinar matahari. Sehingga tak salah jika ada pepatah: “lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.” Karna lain bidang lain pula pemilihan warna, dan lain warna lain pula makna dan tujuannya.

Oleh karenanya, bagi desainer memilih warna adalah hal subjektif, antara kepuasaan klien dan pengetahuan teoritis. Antara idealisme dan dampak spekulatif dari warna tersebut. Dan seberapa besar pengaruh warna dengan daya tarik, dengan suasana hati dan persepsi.

Sebagai refrensi, berikut informasi mengenai arti dan simbolisme warna yang bisa anda gunakan dalam desain.

Untuk warna merah. Ide pemakaian warna kuat ini tergantung konteks penggunaannya. Karena merah diidentikkan dengan api, maka warna merah digunakan untuk merepresentasikan kehangatan atau bahaya. Contohnya penggunaan lingkaran merah dengan huruf “K” dalam kemasan obat untuk menandakan obat keras dengan resep dokter. Di sisi yang lain, warna merah juga menjadi simbol warna darah, sehingga warna ini juga dipakai untuk mewakili energi, kekerasan, dan berhubungan dengan hati.

Lain lagi dengan tradisi pernikahan orang Cina, warna merah menjadi simbol keberuntungan. Dan digunakan sebagai warna tema pernikahan untuk mewakili sesuatu yang kuat, suasana suka cita, bahagia, dan kepercayaan diri. Di India warna ini dipakai sebagai identitas wanita yang telah menikah, dengan pemakaian pacar merah di tangan dan bubuk merah yang dikenal dengan sindoor. Pada brand perusahaan makanan seperti McDonald’s, ABC, KFC, dan Pizza Hurt, warna merah secara psikologi dimanfaatkan untuk membangkitkan selera makan.

Beralih ke oranye. Warna jenis ini juga tak jarang dipakai untuk menggambarkan suasana hangat, ceria, optimis, dan energik. Warna oranye juga mewakili musim panen atau gugur. Juga dipakai dalam festival tertentu, seperti Halloween. Sedangkan di Jepang, warna jingga ini melambangkan cinta dan kebahagiaan, peradaban dan pengetahuan. Termasuk juga warna yang digunakan untuk mewakili kreatifitas dan antusiasme. Warna ini dipakai oleh perusahaan tv kabel, Nickelodeon.

Warna kuning sering dikomunikasikan dengan kebahagiaan, keceriaan, keramahan, dan kesegaran dari musim semi. Banyak mainan anak-anak juga didominasi warna primer ini. Di sisi lain juga bisa menjadi warna peringatan sinyal atau perhatian terhadap bahaya pada beberapa konteks. Seperti dalam konteks lalu lintas, warna kuning membawa pesan agar pengguna jalan lebih berhati-hati. Rambu berwarna kuning juga difungsikan sebagai peringatan kepada pengguna jalan bahwa di depan ada tempat-tempat yang memang perlu diwaspadai saat berkendara.

Sedangkan di negara Africa, warna kuning dikaitkan dengan warna bangsawan atau pemilik jabatan tinggi. Sedangkan warna kuning di Mesir digunakan sebagai simbol berduka. Untuk brand, warna ini diterapkan pada logo perusahaaan otomotif terkemuka, Ferrari dan warna latar pada perusahaan penyedia perawatan bayi, zwitsal.

Warna hijau mewakili kesejukan alam dan kehidupan. Sehingga warna ini diterapkan pada bidang kesehatan, lingkungan hidup, kesegaran, atau kualitas produk yang “alami.” Secara psikologi warna ini melambangkan keinginan kuat dalam diri seseorang, ketabahan dalam menghadapi persoalan hidup, kepribadian yang keras serta lambang keberkuasaan. Warna ini juga memberi nuansa menyegarkan, membangkitkan energi diri, membawa ketenangan, menyeimbangkan emosi, meningkatkan rasa bangga pada personalnya.

Dari sisi religius, warna hijau juga banyak diterapkan pada simbol-simbol keagamaan umat Islam, misalnya saja pada Kubah Hijau (Qubbatul Khodro') Masjid Nabawi. Selain menjadi warna pakaian penghuni surga, warna hijau juga menjadi warna kegemaran Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa ‘alihi wasallam- . Sedangkan dalam dunia obat-obatan, warna hijau dengan lingkaran hitam menjadi simbol obat yang bebas beredar di pasaran.

Warna ini juga mempunyai ragam variasi warna yang tak sedikit jumlahnya. Baik variasi dengan penggabungan dengan warna lain atau warna turunan secara alami. Beberapa diantaranya: aqua marine, celadon (pudar), chartreuse (kekuning-kuningan), emerald (zamrud hijau), hijau hutan, jade (hijau lumut), tangerine, viridian, dll. Warna hijau yang lebih terang mengindikasikan pertumbuhan, daya hidup dan pembaharuan; sementara warna hijau yang lebih gelap, merepresentasikan martabat, kekayaan dan kelimpahan.

Banyak merk regional sampai kenamaan dunia pun memakai warna hijau sebagai identitas brand. Sebut saja perusahaan transportasi grab dan gojek, penyedia layanan streaming musik terbesar di dunia     spotify, dan merk minuman starbucks dan sprite. Tak ketinggalan perusahaan produsen prosesor grafis, kartu grafis, dan media dan alat-alat komunikasi untuk computer, NVIDIA juga menggunakan kombinasi warna hijau.

Berlanjut ke warna biru. Warna universal ini yang sering dipilih karena kualitasnya yang serba guna. Biru adalah warna favorit untuk menyampaikan kehandalan perusahaan, kepercayaan (trustfulness), dan komunikasi yang baik. Warna biru juga diapresiasi untuk ketenangan, kedamaian, dan kualitias harmoni yang berasosiasi dengan laut dan langit. Meski pun begitu, terkadang warna biru juga digunakan untuk mengekspresikan kesedihan atau depresi.

Dalam aturan lalu lintas. Warna biru mempunyai pesan terbalik dengan warna merah. Jika warna merah melarang, yang warna biru justru mewajibkan. Rambu-rambu lantas berwarna biru umumnya bisa ditemui di perempatan jalan yang dilengkapi dengan traffic light. Semisal rambu warna biru dengan penunjuk panah ke kiri atau ke kanan, yang memberi pesan wajib (boleh) langsung berbelok tanpa harus menunggu lampu lintas berubah menjadi hijau.

Pada branding, warna biru digunakan secara luas. Biru tua adalah pilihan yang populer dengan konteks perusahaan, karena warna ini memiliki rasa serius, konservatif, dan kualitas profesional. Warna seperti ini bisa ditemukan pada perusahaan jejaring sosial besar asal Amerika, facebook dan perusahaan elektronik asal Korea Selatan, Samsung.

Itulah beberapa simbolisasi warna dan penggunannya dalam bidang kehidupan. Semoga refrensi singkat ini bisa bermanfaat.

1 Orang Berkomentar

  1. Budiono on 03 April 2019 17:11:38

    artikel sangat bermanfaat untuk orang awam seperti saya yg ingin membuat logo untuk jasa web saya

Terbitkan Komentar